News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bersama Mahasiswa KKN, Tim Riset Dosen FISIP Gandeng BI dan OJK dalam Mewujudkan Mahasiswa Paham Finansial

Bersama Mahasiswa KKN, Tim Riset Dosen FISIP Gandeng BI dan OJK dalam Mewujudkan Mahasiswa Paham Finansial

 Bersama Mahasiswa KKN, Tim Riset Dosen FISIP Gandeng BI dan  OJK dalam Mewujudkan Mahasiswa Paham Finansial


dituliskembali oleh Eko Prasetyo (Alexainfoterkini.com) foto : Istimewa

SURAKARTA – Tim riset dosen komunikasi publik, sosial, dan budaya FISIP UNS bersama mahasiswa KKN sukses mengadakan seminar edukasi literasi finansial di hotel Kusuma Sahid Prince pada Selasa (8/8/2023). Kegiatan ini merupakan bagian dari projek pengabdian masyarakat yang menyasar kepada generasi muda. Dengan tajuk “Literasi Finansial: Muda, Cerdas, dan Aman dalam Bertransaksi dan Berinvestasi”, edukasi ini diisi oleh dua narasumber, yakni Aries Purnomohadi, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Surakarta dan Heri Santosa, Kepala Bagian Pengawasan IKNB, Pasar Modal, dan EPK OJK. Edukasi ini juga merupakan upaya UNS untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait transaksi dan investasi non-tunai di tengah kemajuan teknologi.


Dengan menggandeng dua narasumber dari lembaga terkait, seminar ini berhasil mengundang antusiasme yang besar dari peserta yang hadir. Melihat peserta yang didominasi oleh generasi muda, Dra. Prahastiwi Utari, M.Si, Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FISIP UNS mengungkapkan dalam sambutan, “kegiatan yang diadakan oleh tim riset dosen ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pembinaan (ini) dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai literasi digital dalam berinvestasi. Topik ini menjadi sangat penting bagi generasi muda di tengah kemajuan di era digital.” Sri Hastjarjo, S.Sos., Ph.D., Ketua Riset Grup Komunikasi Publik, Sosial dan Budaya, juga menambahkan tentang maraknya iklan tentang investasi dan pinjaman online yang membuat investasi terasa sangat mudah. Padahal, dalam praktiknya, investasi tidak semudah itu dan perlu pemahaman mendalam bagi penggunanya.


Rangkaian materi dimulai dengan pemaparan oleh Aries Purnomohadi yang menyampaikan tentang potensi ekonomi digital yang besar di Indonesia. Dalam penjelasannya, beliau menyinggung terkait fenomena transaksi digital, salah satunya adalah penggunaan QRIS. Maraknya penggunaan QRIS ini merupakan perubahan besar dalam kehidupan masyarakat semenjak transaksi tunai perlahan mulai ditinggalkan pada masa pandemi. Kendati ekonomi digital ini dianggap potensial, hal-hal preventif dalam menghadapi kejahatan seperti penipuan juga turut ditekankan oleh Aries. Tim dari BI Surakarta sempat melakukan demonstrasi terkait cara membedakan ciri-ciri uang asli dengan uang palsu, pengenalan keamanan dalam uang, serta keunikan uang rupiah dari tahun keluaran yang berbeda-beda. Peserta juga turut serta dalam melakukan demonstrasi ini dengan menggunakan beberapa peralatan khusus yang menambah keseruan acara.

Kemudian, materi kedua dipandu oleh Heri Santosa yang menjelaskan terkait peran dan fungsi OJK serta fenomena fintech lending atau lebih dikenal dengan istilah pinjol (pinjaman online). Heri menekankan kepada peserta yang hendak berinvestasi untuk memilih lembaga yang terpercaya, yakni lembaga yang berada di bawah naungan OJK. Para peserta juga diajak berdiskusi berkaitan dengan fenomena keuangan digital pada masa saat ini, salah satunya pinjaman online yang kerap menjerat generasi muda saat ini. Selain itu, beberapa peserta juga mengajukan pertanyaan tentang fenomena keuangan terkini lainnya. Pada intinya, Heri ingin menyampaikan pentingnya literasi finansial bagi setiap lapisan masyarakat agar tidak terjerat utang besar ataupun persoalan keuangan lainnya yang lebih pelik.


Project pengabdian masyarakat ini diharapkan menghasilkan output berupa pemahaman peserta mengenai literasi finansial dan fenomena keuangan digital pada masa kini. Para peserta yang didominasi oleh generasi muda ini juga diharapkan mampu menerapkan materi pada kehidupan sehari-harinya yang lekat dengan teknologi. Lebih jauh lagi, tim riset dosen FISIP bersama mahasiswa KKN juga menginginkan agar literasi finansial yang berkaitan dengan transaksi digital dan fintech lending ini juga dapat dipahami dan diterapkan oleh masyarakat luas

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.