News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

246 Mahasiswa Baru Pascasarjana UMS Ikuti MASTA, 9 diantaranya Mahasiswa Luar Negeri

246 Mahasiswa Baru Pascasarjana UMS Ikuti MASTA, 9 diantaranya Mahasiswa Luar Negeri

 246 Mahasiswa Baru Pascasarjana UMS Ikuti MASTA, 9 diantaranya Mahasiswa Luar Negeri


 Penulis : ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (alexa.IT.Com)

SUKOHARJO - Sambut 246 mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023, Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) adakan Masa Orientasi (MASTA) yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 September 2022  di Ruang Seminar Pascasarjana UMS.

Menariknya penyambutan ini juga diikuti oleh 9 mahasiswa Internasional yang berasal dari  negara Uganda, Palestina, Sudan, Thailand, Sierra Leone, dan Yaman.


Dalam kesempatan yang berbahagia itu, Direktur Pascasarjana, M. Farid Wajdi, SE, MM., Ph.D, menyampaikan selamat datang dengan keluarga besar Universitas Muhammadiyah Surakarta.

"Selamat bergabung di lingkungan Sekolah Pascasarjana UMS, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan dan ketrampilan baik soft skill ataupun hard skill," papar Direktur Pascasarjana UMS itu.

Selain itu, dia juga menambahkan kemampuan yang tidak kalah penting yaitu wawasan Al-Islam Kemuhammadiyahan. Sehingga mahasiswa diharapkan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, yang mampu mengembangkan IPTEKS dengan dilandasi nilai Islami.

Hal ini juga diperkuat oleh Rektor UMS Prof. Sofyan Anif, M.Si dalam sambutan dan kuliah umum menyampaikan mulai dari gambaran, misi, hingga capaian lulusan dari program magister dan doktor UMS.

Sebelumnya Rektor menyampaikan pengalamannya sewaktu kunjungan ke Korea Selatan, tepatnya di Tongmyong University. 

"Tongmyong University memberi tawaran UMS untuk buka kampus di Korea. Luas kawasan Tongmyong University memiliki 250 lebih hektar tanah dan diberikan 2 hektarnya ke UMS. Selain itu tawaran yang diberikan yaitu gedung dengan kelas dan fasilitas,"

Menurutnya, hal itu dalam rangka bagiamana UMS turut membangun bangsa dan negara. Berlatar belakang dari Kyai Haji Ahmad Dahlan yang berhasil mendirikan sekolah pertama, memiliki definisi tersendiri dalam pendidikan. 

"Dalam pendidikan, Muhammadiyah memiliki garis perjuangan ideologi Muhammadiyah sendiri. Dapat dikatakan bahwa pendidikan merupakan transformasi nilai, bukan hanya transformasi pengetahuan dan ketrampilan saja," tambahnya.

Rektor berharap, bagi mahasiswa  magister dan doktor UMS ini mampu menunjukkan kinerja yang baik, menorehkan berbagai prestasi yang bagus dan produktif ketika berada di lapangan kerja nanti.

"Mari bersama almamater UMS membangun bangsa dan negara dengan membawa arah perubahan," pungkasnya.



Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.