News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tim RG Sekolah Pascasarjana UNS Berdayakan Warga Sekitar Laboratorium Jumantono

Tim RG Sekolah Pascasarjana UNS Berdayakan Warga Sekitar Laboratorium Jumantono

Tim RG Sekolah Pascasarjana UNS Berdayakan Warga Sekitar Laboratorium Jumantono


ditulis kembali oleh eko prasetyo (Alexainfoterkini.com) foto : Istimewa

 SOLO– Tim Riset Grup (RG) Pemberdayaan Masyarakat Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memulai kegiatan pengabdian masyarakat pada Kelompok Perempuan Sangu Gesang, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Minggu (7/5/2023) di Pendopo Sangu Gesang. Adapun Kelompok Perempuan Sangu Gesang beranggotakan perempuan dari Desa Sukosari dan Desa Tugu, Kecamatan Jumantono.

Koordinator Pengadian Masyarakat Sekolah Pascasarjana UNS, Haryani Saptaningtyas Ph.D., mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan pada Kelompok Perempuan Sangu Gesang juga bagian dari tanggung jawab sosial untuk masyarakat sekitar Laboratorium Lapang UNS yang berada di Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono.

Haryani menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah pembedayaan perempuan yang memfokuskan pada jemaah Masjid Al-Jawiriyah, yang lokasinya sekitar 100 meter dari Laboratorium Lapang UNS di Kecamatan Jumantono. Karena dari situ lahirlah Kelompok Perempuan Sangu Gesang. Nama Sangu Gesang sendiri diambil dari nama Paguyuban Sangu Gesang yang sebelumnya sudah eksis di Tugu dan Sukosari.

“Rencana kegiatannya yakni pelatihan-pelatihan, di antaranya yang sudah diinventarisasi adalah pelatihan pembuatan makanan kecil dan juga ada usulan pembuatan silase untuk pakan ternak,” tutur Haryani.

Lebih lanjut, Haryani mengatakan mereka memilih masjid karena masjid adalah tempat ibadah yang juga bisa menjadi wadah peningkatan ekonomi warga. Sementara perempuan dipilih karena perempuan adalah sosok yang bisa menjadi pendukung ekonomi keluarga dan perempuan adalah sosok sentral pendidik anak-anak.

Sementara itu, Camat Jumantono, Bambang Sriyanto, S.Sos., M.M. turut menyampaikan rasa terima kasihnya dan berharap kegiatan semacam ini bisa berkembang ke tempat lain di Kecamatan Jumantono.

“Seperti yang diketahui bahwa UMKM sudah cukup berkembang di Kecamatan Jumantono. Seperti UMKM keripik singkong, rambak kulit dan lain-lain. Namun saya berharap akan ada UMKM baru yang terlahir dari kegiatan yang diprakarsai UNS ini,” ujar Bambang.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir pula Kepala Desa Sukosari, Sulardi; Kepala Desa Tugu, Ngadi; serta tokoh Paguyuban Sangu Gesang, Ginanjar dan Fadlil Misbah. Tak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh dua aktivis sosial dari Belanda, Willemien Ankum dan Janny dari lembaga Stichting Regunse Indonesie (SRI). Untuk kedepannya pula lembaga SRI diharapkan menjadi supporting system kegiatan pemberdayaan perempuan di Kelompok Perempuan Sangu Gesang Kecamatan Jumantono. 


Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.