News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gelar Bukber Gayeng IKAUMS 2024, Jadikan Platform Untuk Gerakan Inspiratif Surau Pelosok Negeri

Gelar Bukber Gayeng IKAUMS 2024, Jadikan Platform Untuk Gerakan Inspiratif Surau Pelosok Negeri

 Gelar Bukber Gayeng IKAUMS 2024, Jadikan Platform Untuk Gerakan Inspiratif Surau Pelosok Negeri


ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (Alexainfoterkini.com) foto : Istimewa

SOLO - Lebih dari 150 Alumni, Dosen dan Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadiri kegiatan Bukber Gayeng IKAUMS 2024 yang diinisiasi oleh Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMS di Wedhangan Joglo Gentan, Jl. Raya Songgo Langit No.1, Ngebrak, Gentan, Baki, Surakarta, Jawa Tengah.

Ketua Umum PP Ikatan Alumni UMS, Dr., M Aditya Warman, S.Psi., MBA., menceritakan keseruan dan kehangatan yang terjadi saat pertemuan pada Senin, (8/4), lalu itu.


Hujan lebat tak henti diiringi angin menjadi tanda pada sore itu di Solo Raya. Basah kuyub tergenang air seluruh penjuru kota. Itulah yang dialami Aditya menuju lokasi Bukber.

"Tapi bukan ALUMNI IKAUMS bila hujan lebat menjadi penghalang bagi langkah kaki ini terhenti. Satu-satu dengan langkah pasti hadir menerobos rintik hujan yang mulai reda di pukul lima sore. Serta tambah bersemangat ketika Pak Rektor dan Wakil Rektor III hadir silih berganti bersama alumni yang lari-lari kecil menghindari basah yang tak terbayangkan," kata Aditya, yang juga sebagai Komusaris Utama (Komut) BPJS Ketenagakerjaan, Rabu, (10/4).

Dari rangkaian Reconnect - Share - Together, lanjut dia, spirit share menjadikan kami menyadari makna berbagi atas sebuah kebahagiaan, berbagi atas amal jariah, berbagi atas iftor, berbagi atas kesempatan usaha, berbagi pula atas pengalaman untuk adik-adik mahasiswa memasuki dunia kerja, serta berbagi apapun untuk IKAUMS yang memberikan values bagi UMS yang Mendunia.


Dari pertemuan ini juga membahas bagaimana surau atau masjid saat ini. Ketika saat ini surau-surau terlihat kumuh dan tidak terawat, IKAUMS mengusahakan untuk memberdayakannya.

Salah satu peserta Alumni Fakultas Geografi UMS, Koko, tergerak untuk jadikan inisiatif menjadi sebuah platform IKAUMS untuk Gerakan Inspiratif menjadikan "surau-surau yang kumuh tak berdaya menjadi surau berdaya" yang membuat nyaman bagi yang sholat, di mana team kecil terdiri dari alumni terbentuk serta bertekad pada tahun 2024 ada 25 surau terpilih di tempat yang vital serta strategis, program ini tergerak untuk menjadikan surau itu bersih berkilau dalam gerakan surau bersih.

"Terima kasih dalam 3 menit saja sudah sepuluh juta dana terkumpul yang ditargetkan 500 juta akan terwujud untuk menjadikan setiap amal jariyah kita sebagai tanda amal pemberat bagi jannah," ungkap Aditya.

Panitia akan membuka rekening sebagai benih donasi yang akan dipanen diujung waktu keabadian, yakni amal dan sodaqoh jariyah. 

"Terasa merinding panitia kecil ini bergerak cepat dan malam itu juga langsung rapat dan menjadikan sebuah momentum itu akan dieksekusi untuk kemakmuran surau yang terabaikan di mana dari kita kadang melupakan yang kecil dan memulai dengan langkah ini dari diri kita," tambahnya.\

Cerita cerita itu menjadi sebuah inisiasi baik, lanjutnya, inisiasi untuk ambulance, pelatihan UMKM, pelatihan bagi lulusan UMS dan program baik malam ini bertabur masukan. Apabila sebuah inisiasi-inisiasi ini berbuah komitmen, sebuah komitmen ini akan menjadikan keyakinan, menjadi benih baik atas keyakinan eksekusi berbagi. Akhirnya akan bermuara dalam spirit Hanebu Sauyun, yaifu dalam ikatan kuat untuk bersemi dalam values baik para alumni.


Pada akhirnya, Aditya mengucapkan terima kasih untuk sebuah malam bukber yang gayeng itu, hingga ada yang bergumam seperti suasana lailatul qodar yaa, adem dan penuh berkah menjadi IKAUMS adalah ekosistem baik untuk menjadi cerita masing-masing pulang malam itu.

"Hanya satu harapan kami, semoga inisiatif baik ini adalah cara para alumni menebar benih baik untuk siapa pun, bergerak saja untuk untuk berbagi dan Kehendak Allah SWT yang akan menghantarkan kepada titik kepasrahan tanpa pamrih yang menjadi amal pemberat dalam keabadian hari di mana dunia bukan ukuran sebuah prestasi yang sering kali lupa kembali kepada tujuan awalnya," pungkasnya. (Yusuf/Humas)

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.