News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

GMF: Wujud Inovasi Tim PPK Ormawa BEM UNS Bersama PKK Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali

GMF: Wujud Inovasi Tim PPK Ormawa BEM UNS Bersama PKK Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali

 

GMF: Wujud Inovasi Tim PPK Ormawa BEM UNS Bersama PKK Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali



ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (www.Alexainfoterkini.com)

BOYOLALI  Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS menyelenggarakan Festival bernama Giriroto Mushroom Festival (GMF) di Joglo Wiroredjan, Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah. Festival ini menjadi puncak dari rangkaian program pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan sejak bulan Juli 2025. Acara ini juga sekaligus sebagai ajang promosi dan apresiasi terhadap hasil inovasi produk olahan jamur tiram oleh kelompok ibu-ibu PKK binaan Tim PPK Ormawa BEM UNS.

Dosen Pendamping PPK Ormawa BEM UNS, Dr. Cynthia Permata Sari, S.Si., M.Ling. menyampaikan bahwa penyelenggaraan GMF berangkat dari permasalahan melimpahnya limbah mebel di Desa Giriroto, di mana sebagian besar limbah yang dihasilkan menjadi sumber daya non produktif. Tim PPK Ormawa BEM UNS kemudian menghadirkan inovasi pengolahan jamur tiram sebagai solusi untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan GMF yang dilaksanakan pada 27 September 2025 meliputi bazar UMKM, workshop legalitas usaha bersama PT INAmikro, serta hiburan rakyat berupa pentas seni dan karaoke yang melibatkan partisipasi aktif warga desa. Sebanyak 10 UMKM Desa Giriroto turut serta dalam kegiatan bazar dengan menampilkan berbagai produk olahan jamur tiram seperti steak jamur tiram, nugget jamur tiram, dan abon jamur tiram.

“Produk-produk tersebut merupakan hasil pelatihan dan inovasi oleh Tim PPK Ormawa BEM UNS,” terang Dr. Cynthia.


Festival ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P., serta perwakilan dari Yayasan Gita Pertiwi, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Boyolali, perangkat Desa Giriroto serta warga Desa Giriroto. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk dukungan konkret terhadap kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan penguatan ekonomi desa berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.

Dari hasil penjualan produk di bazar, kelompok ibu-ibu PKK binaan Tim PPK Ormawa BEM UNS berhasil meningkatkan pendapatan hingga 10%. Peningkatan ini menjadi bukti nyata dari keberhasilan pendampingan Tim PPK Ormawa BEM UNS yang berfokus pada peningkatan kapasitas kewirausahaan dan kemandirian ekonomi desa.

Prof. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan apresiasi terhadap semangat kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat. “Masyarakat sangat antusias, dan insyaallah kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk adik-adik mahasiswa. Diharapkan tahun depan Tim PPK Ormawa BEM UNS dapat terus mengikuti program PPK Ormawa dan terus mengembangkan inovasi untuk masuk ke dalam masyarakat, menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Festival ini sejalan dengan komitmen UNS dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 2 (mengakhiri kelaparan), SDG 4 (pendidikan yang berkualitas), SDG 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), dan SDG 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab). Ketiga poin tersebut tercermin dalam upaya peningkatan ketahanan pangan melalui komoditas jamur tiram, penciptaan peluang ekonomi produktif bagi masyarakat, serta penerapan prinsip konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.


Ke depan, Tim PPK Ormawa BEM UNS bersama kelompok PKK Desa Giriroto akan terus mengembangkan usaha olahan jamur tiram dan melakukan ekspansi kumbung jamur sebagai langkah strategis menuju peningkatan kapasitas produksi, kemandirian ekonomi, serta ketahanan pangan masyarakat desa.

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.