Kuliah Dhuha 6 Jumadilawal 1447 "SUMPAH PEMUDA" oleh Ustadz Ipmawan Iqbal
"SUMPAH PEMUDA"
Oleh Ustadz Ipmawan Iqbal
(Kuliah Dhuha Edisi 6 Jumadilawal 1447)
ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (www.Alexainfoterkini.com)
Bangsa kita, tiap tanggal 28 Oktober menyalakan ulang semangat muda pada dada sejarahnya. Sumpah Pemuda bukan sekadar teks tiga kalimat yg dihafal waktu sekolah, tapi sebuah “notifikasi nasional” agar generasi muda tak lupa 'update' semangatnya. Benar, tahun 1928 tanpa Wi-Fi, tanpa Google Meet; para pemuda dari berbagai daerah berhasil menyatukan visi: satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa. Mereka bisa bersatu dgn surat dan kapal laut; bagaimana kita yg sudah punya sinyal 5G (asal jangan sinyal iman yg lemah).
Pemuda hari ini hidup di era yg serba cepat. Scroll dikit, sudah pindah topik; geser layar, sudah pindah dunia. Percayalah, nilai 'Sumpah Pemuda' tetap relevan: semangat persatuan dlm keberagaman. Saat ini riuh medsos dan perbedaan pandangan, justru di situlah ujian sejati persatuan kita. Jangan sampai jempol lebih cepat berdebat daripada otak sempat berpikir. Dahulu para pemuda berdiskusi menyatukan bangsa, bukan berkomentar memecah belah.
Gerakan pemuda tak harus turun ke jalan dgn spanduk, tapi bisa lewat karya, inovasi, dan kontribusi nyata. Mahasiswa yg riset soal energi terbarukan, content creator yg menyebarkan nilai kebaikan, hingga relawan yg mengajar di pelosok; semua bagian dari “pemuda bergerak”. Ketika masih ada semangat memberi, belajar, dan memperbaiki negeri, insya Allah 'sumpah' itu tetap hidup dlm diri kita.
Mari tersenyum di hari Sumpah Pemuda sambil bertanya pada diri sendiri: sudahkah kita benar2 bersumpah menjadi bagian dari solusi Indonesia? Bersatu itu bukan hanya berdiri berdampingan, tapi berjalan bersama menuju cita2 yg sama. Ingat, pemuda dulu bisa menyatukan Indonesia tanpa power bank, kenapa kita menyerah hanya karena “low battery semangat”? Allahu a’lamu bishowab
Warung Sedekah (Makan Gratis)
Jl Menteri Supeno 3A Manahan Solo
Buka Setiap Hari (pkl 10.00-16.00)
Hari ahad dan hari libur nasional tutup
Mari bergabung bersama Warung Sedekah Dhuafa, kami menerima bantuan bahan pangan berupa sembako, pakaian pantas pakai dan dana (bca Syariah 048-999-2222 an Yayasan Daarut Taqwa).
Konfirmasi bantuan
1. Warung Sedekah (085700099999)
2. Ustad Ipmawan Iqbal (08886756862/ WA)