News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Prodi Agribisnis FP UNS Gelar Konferensi Internasional tentang Sistem Pertanian dan Pangan

Prodi Agribisnis FP UNS Gelar Konferensi Internasional tentang Sistem Pertanian dan Pangan

 

Prodi Agribisnis FP UNS Gelar Konferensi Internasional tentang Sistem Pertanian dan Pangan


ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (www.Alexainfoterkini.com)

SOLO - — Program Studi (Prodi) Agribisnis Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui Departemen Agribisnis menyelenggarakan 1st International Conference on Agriculture and Food System (ICFAS) 2025 secara daring dari UNS Tower. Acara ini mengambil tema “Building Resilient Agriculture and Food Systems: Strategies for Overcoming Disruptions and Ensuring Food Security”.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan FP UNS, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., yang menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan. “Konferensi ini menjadi momentum strategis untuk mempertemukan akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, serta praktisi agribisnis dalam merumuskan solusi inovatif dan berkelanjutan bagi sistem pangan dunia,” ujar Prof. Samanhudi dalam acara yang digelar pada 24 September 2025.

Konferensi menghadirkan tiga pembicara kunci (keynote speakers) internasional yaitu Prof. Justus Wesseler (Wageningen University and Research, Belanda), Prof. Norsida (Universiti Putra Malaysia), dan Prof. Minar Ferichani (UNS). Para pembicara menyoroti isu strategis seperti perubahan iklim, inovasi teknologi pertanian, kebijakan pangan, hingga pemberdayaan petani kecil dalam sistem agribisnis global.


Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta. Selain itu, terdapat 68 pemakalah dari berbagai negara termasuk Indonesia, Uzbezkistan, Taiwan, dan Kazakhstan. Mereka mempresentasikan risetnya dalam sesi paralel, dengan topik meliputi ketahanan pangan di era perubahan iklim, pertanian cerdas dan digitalisasi agribisnis, manajemen rantai pasok dan logistik pangan, agroekologi dan produksi berkelanjutan, dan strategi kebijakan agribisnis dan tata kelola sistem pangan.


Ketua Panitia ICFAS 2025, Dr. Fanny Widadie, menyampaikan bahwa forum ini tidak hanya mempertemukan pakar internasional, tetapi juga menghasilkan rekomendasi kebijakan serta peluang riset bersama. “Melalui konferensi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata untuk membangun sistem pangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

ICFAS 2025 yang didukung oleh Asosiasi Agribisnis Indonesia (AAI) menjadi bukti komitmen UNS dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kolaborasi internasional demi menghadapi tantangan ketahanan pangan global. 

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.