News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kuliah Dhuha 29 Jumadil Akhir 1447 H TAUBAT KOLEKTIF oleh Ustadz Ipmawan Muhammad Iqbal

Kuliah Dhuha 29 Jumadil Akhir 1447 H TAUBAT KOLEKTIF oleh Ustadz Ipmawan Muhammad Iqbal

 TAUBAT KOLEKTIF

0leh Ustadz Ipmawan Iqbal 

(Kuliah Dhuha Edisi 29 Jumadil Akhir 1447)

ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (www.Alexainfoterkini.com)

"Cintailah ujianmu, karena yg menguji sedang mencintaimu."

Musibah sering datang tanpa permisi, meruntuhkan rasa aman dan memaksa kita berhenti sejenak dari hiruk pikuk dunia. Benar, musibah bukan semata kejadian acak, melainkan bagian dari sunnatullah yg memaksa individu maupun masyarakat melakukan evaluasi mendasar. Menguji kesadaran moral, spiritual, dan sosial manusia atas kehidupan mereka.

Agama menempatkan musibah sebagai alat penyadaran (tadzkirah), bukan hanya sebagai hukuman. Ayat tentang kerusakan di darat dan laut akibat perbuatan manusia menunjukkan hubungan kausal antara tindakan moral dan konsekuensi sosial-ekologis. Benar, bencana dapat dibaca sebagai feedback etis: ia menyingkap kelalaian struktural; baik pada pengelolaan alam, ketimpangan sosial, maupun lemahnya etika publik yg sebelumnya tersembunyi di balik kenyamanan.

Di balik rasa sakit, musibah sesungguhnya adlh cermin yg Allah hadirkan agar kita berani menatap diri sendiri. Membuka ruang taubat, menyadarkan kelalaian yg lama ditoleransi, dan mengetuk hati yg mungkin terlalu sibuk hingga lupa bersyukur. Benar, membuat sadar betapa rapuh diri ini, betapa selama ini banyak hal dianggap pasti padahal sangat bergantung pada izin Allah. Air mata, kehilangan, dan kegelisahan menjadi bahasa yg paling jujur untuk mengakui: kita membutuhkan pertolongan-Nya lebih dari apa pun.

Percayalah, bila kita mau membuka diri, bencana adlh pintu hijrah; jalan pulang menuju Allah, tempat harapan dilahirkan kembali dan hidup diberi makna yg lebih dalam. Hijrah di sini bukan sekadar simbol religius, melainkan transformasi nilai: membangun kembali kehidupan dgn fondasi iman, ilmu, dan tanggung jawab. Insya Allah, bila proses ini dijalani secara konsisten, maka bencana tidak hanya melahirkan pemulihan fisik, tetapi juga kematangan spiritual dan peradaban yg lebih berkelanjutan. Allāhu a‘lamu bish-shawāb.


SOLO PEDULI ACEH & SUMATERA — OPEN DONASI melalui PMI Kota Surakarta

Mari berbagi. Bersama, kita kuat. Bersama, kita bantu Aceh & Sumatera bangkit kembali.

Rek Mandiri : 138-00-1586330-6 a.n. Palang Merah Indonesia

Kota Surakarta Peduli Bencana

CP. RIKI (+62 856-2828-084).

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.