News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Majilis Tabligh PDM se Solo Raya Gelar Safari Dakwah di Kabupaten Sragen

Majilis Tabligh PDM se Solo Raya Gelar Safari Dakwah di Kabupaten Sragen

Majilis Tabligh PDM se Solo Raya Gelar Safari Dakwah di Kabupaten Sragen

                                           
Anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta Ahmad Sukidi, S.Ag, M.Ag


Ditulis kembali oleh Eko Prasetyo Reporter Mentari FM melaporkan………….

SOLO - Anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta Ahmad Sukidi, S.Ag, M.Ag mengungkapkan Majilis Tabligh se Solo Raya selama dua hari Sabtu dan Ahad, 20 – 21 Desember 2025 menggelar Safari Dakwah di Kabupaten Sragen. “Safari dakwah ini telah berlangsung lima kali putaran di masing-masing daerah se Solo raya. Safari dakwah mulai dari Kabupaten Shukoharjo, Klaten, Boyolali dan Sragen, selanjutnya Wonogiri,” ungkap Ahmad Sukidi ketika bertemu di Balai Muhammadiyah Surakarta, Jumat (19/12).

Menurut Sukidi, ini menjadi program Majilis Tabligh Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah. “Jadi PWM Jawa Tengah ada penambahan Wakil Ketua di masing-masing Karesidenan. Alhadulillah untuk Karesidenan Surakarta dimana kami Ahmad Sukidi ditunjuk Wakil Ketua Majilis Tabligh PWM Jawa Tengah, dan progam Safari Dakwah ini telah berlangsung sebelum kami ditunjuk Wakil Ketua PWM berjalan,” ungkapnya.


Karena itu, “kita berapat bersama secara berjenjang dan bertahap saat melaksana Safari Dakwah. Sebelumnya Boyolali selanjutnya Sragen, dimana semua masing Majilis Tabligh untuk mengirimkan Mubalighnya terutama yang tergabung dalam KMM (Korps Mubaligh Muhamadiyah),” jelas Sukidi.


Pada safari dakwah itu, menurut Sukidi, akan mendapatkan arahan dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah setempat dan Ketua KMM Soloraya dalam hal ini kami yang juga Wakil Ketua PWM Jateng untuk mendapatkan penguatan maupun pengarahan bagi para Mubaligh.


“Masing-masing daerah mengirim lima Mubaligh. Tujuannya untuk menyampaikan siar Islam dan mendakwahkan Islam ditingkatan warga persyarikatan termasuk umum, dalam bentuk kajian termasuk jamaah Subuh di masing-masing tempat berkumpulnya safari dakwah. Artinya safari Dakwah bisa bergerak dan terlihat bergerak di masing-masing Majilis Tabligh sehingga konsekwinsi bisa membentuk korps Mubaligh. Dan setiap dua bulan sekali bisa berkumpul dan mengevaluasi. Targetnya para jamaah itu bisa memahami nilai-nilai Islam berkemajuan,” jelas Sukidi.

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.