News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kuliah Dhuha 16 Rajab 1447 H KESEIMBANGAN oleh Ustadz Ipmawan Iqbal.

Kuliah Dhuha 16 Rajab 1447 H KESEIMBANGAN oleh Ustadz Ipmawan Iqbal.

  KESEIMBANGAN


Oleh 

Ustadz Ipmawan Iqbal

 Kuliah Dhuha 

14 Rajab 1447 H

ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (www.Alexainfoterkini.com)

Allah telah menakar setiap bagian rezeki kita; bukan hanya jumlahnya, tetapi juga waktunya. Benar, bekerja keras itu ibadah, tapi memforsir diri hingga melupakan istirahat justru mengingkari sunnatullah. Tubuh manusia diciptakan dgn ritme biologis: butuh tidur, jeda, dan keseimbangan. Kerja berlebihan meningkatkan risiko penyakit jantung, gangguan hormonal, depresi, dan kelelahan kronis. Ironisnya, banyak orang mengejar rezeki dgn cara merusak wadah rezeki itu sendiri: tubuh dan jiwa.

Kita sering menyaksikan sebuah paradoks hidup: masa muda dihabiskan mengumpulkan uang tanpa henti, lalu masa tua dihabiskan menghabiskan uang demi mencari kembali kesehatan yg dulu diabaikan. Padahal kesehatan bukan barang yg bisa dibeli ulang sepenuhnya. Waktu istirahat yg terlewat, stres yg menumpuk bertahun2, dan emosi yg dipendam tak selalu bisa dipulihkan oleh obat atau teknologi. Di titik ini, manusia baru sadar bahwa yg hilang bukan sekadar tenaga, tapi kesempatan hidup dgn utuh.

Waktu sejatinya lebih mahal daripada uang. Uang hilang masih mungkin dicari, namun satu jam hidup yg berlalu tak pernah bisa kembali. Setiap detik yg kita tukarkan dgn stres berkepanjangan adlh transaksi yg sering tak kita sadari nilainya. Pesan Nabi SAW; dua nikmat yg sering dilalaikan manusia adlh kesehatan dan waktu luang. Percayalah, kualitas hidup tak diukur dari kesibukan tapi dari kebermaknaan dan keseimbangan.

Betapa banyak di antara kita bekerja utk hidup, namun justru membunuh kehidupan demi pekerjaan. Agama tak mengajarkan hidup kelelahan tanpa arah, melainkan hidup tertata: bekerja dgn niat, istirahat sebagai amanah, dan menjaga tubuh sebagai titipanNya. Rezeki tak pernah tertukar tapi kesehatan yg rusak sering tak sepenuhnya kembali. Berhentilah sejenak; menata ulang niat, ritme, dan tujuan agar pekerjaan benar2 menghidupkan, bukan mematikan. Allāhu a‘lamu bish-shawāb.


Warung Sedekah 

Jl Menteri Supeno 3A Manahan Solo


Buka Setiap Hari (pkl 10.00-16.00)

(Hari ahad dan hari libur nasional tutup)


Mari bergabung bersama Warung Sedekah Dhuafa, kami menerima bantuan bahan pangan berupa sembako, pakaian pantas pakai dan dana (bca Syariah 048-999-2222 an Yayasan Daarut Taqwa).


Konfirmasi bantuan

1. Warung Sedekah (085700099999) 

2. Ustad Ipmawan Iqbal (08886756862/ WA)

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.