Produk Madu "Ciara Honey” dan “Bear Honey” , Hasil Kinerja Peternak Usaha Kecil dan Menengah Madu
Produk Madu "Ciara Honey” dan “Bear Honey”, Hasil Kinerja Peternak Usaha Kecil dan Menengah Madu
Ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (www.Alexainfoterkini.com)
SOLO - Madu "Ciara Honey" dan Bear Honey merupakan hasil produk Madu yang dikelola oleh peternak Lebah yang sebagian besar terdiri dari para pemuda kota Solo, Grobokan dan kota Pati. Danang, Peternak Madu sekaligus Pengusaha Muda mengatakan produk Madu bermula atas saran Jurnalis kota Solo yakni Eko Prasetyo pada tahun 2018. “Kebetulan Dia memang seorang Jurnalis yang sering keliling Indonesia yang punya hoby mengamati ternak Lebah. Karen itu, Madu merupakan usaha Menengah dan Kecil tepat untuk digeluti bagi kaum muda,” ungkap Danang yang biasa dipanggil dengan sebutan Boneng.
Menurut Danang, Setelah proses pemecahan atau pembentukan koloni baru (anakan), lebah madu biasanya membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 bulan baru bisa dipanen. Namun demikian diperlukan juga koloni memiliki cukup cadangan makanan untuk bertahan hiduo dan memperkuat populasi Lebah pekerja sebelum mulai menyimpan kelebihan madu. “Setelah itu dilakukan pemisahan koloni. Untuk koloni yang sudah Stabil, madu dapat dipanen setiap 2 - 3 minggu di musim Bunga, Namun koloni baru memerlukan waktu jeda 2 – 3 bulan pertama untuk penguatan,” tandasnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan, memasuki antara bulan Juni hingga Agustus bersamaan dengan musim bunga sejumlah tanaman menjadi salah satu periode petani lebah memanen madu. “Mereka menggembalakan lebah secara di daerah menyesuaikan musim bunga Sonokeling. Lahannya adalah daerah Grobogan.” ujarnya.
Danang menguraikan bunga pohon Sonokeling
banyak ditemukan di wilayah Jawa
Tengah, terutama di daerah kering seperti Blora, Grobogan,
Bojonegoro, dan Tuban. Biasanya Sonokeling tumbuh optimal di daerah kering
dengan ketinggian sekitar 200-600 mdpl, tanah berbatu atau tidak subur dan
musim kemarau yang jelas.
Menurut Danang, madu lebah tanpa sengat tersusun atas propolis. Propolis adalah zat resin yang memiliki kandungan antioksidan tinggi. Secara alamiah propolis terlarut dalam madu lebah tanpa sengat. Oleh karena itu, kandungan fitokimia madu dari lebah tanpa sengat lebih lengkap dibandingkan dengan madu bersengat.
Sementara itu, Ciara, salah satu peternak Madu mengatakan warna madu berubah-ubah
sesuai umur penyimpanan. Sebulan setelah dihasilkan madu berwarna bening,
berubah menjadi kuning (2 bulan), dan cokelat kehitaman (3—4 bulan). “Untuk itu
memang saya mencatat kapan panennya,” tandasnya yang produk Madunya diberi merk
Bear Honey dan Ciara Honey.
Ciara Honey, menurut Ciara, dikemas berbagai bentuk botol, baik ukuran 30 ml dan botol 60-100 ml serta ukuran 250 ml – 500 ml. “Tentu saja harga sesuai ukuran,” ungkapnya.
//////////////////