News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

LRI UMS Gandeng FORKOM LPPM Jateng Kelola HAKI Perguruan Tinggi

LRI UMS Gandeng FORKOM LPPM Jateng Kelola HAKI Perguruan Tinggi

 LRI UMS Gandeng FORKOM LPPM Jateng Kelola HAKI Perguruan Tinggi

ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (Alexa.IT.COM)

SUKOHARJO - Lembaga Riset dan Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (LRI UMS) bekerjasama dengan Forum Komunikasi (FORKOM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Jawa Tengah menggelar Workshop, "Urgensi Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) bagi Perguruan Tinggi", Rabu (5/10/2022).

Acara ini berlangsung di Lt., 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi se-Jawa Tengah. Selain peserta, acara ini juga dihadiri Prof. Dr. Harun Joko Prayitno (Wakil Rektor I UMS), Ir. Sri Sunarjono, M.T., Ph.D., (Kepala LRI UMS), Dr. Anita Trisiana (Perwakilan FORKOM LPPM Jawa Tengah) serta Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H., (Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah).


Mewakili FORKOM LPPM Jawa Tengah, Dr Anita Trisiana mengatakan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung kepastian hukum.

"Terkait dengan Hak Kekayaan Intelektual, hak untuk menikmati secara ekonomis hasil dari kreativitas intelektual, perlu adanya suatu perlindungan khususnya para pemilikinya," kata Anita.

Wakil Rektor I UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno dalam sambutannya, mendorong Forkom LPPM Jawa Tengah untuk saling berkolaborasi dan bersinergi.

"LPPM dapat menggerakkan atmosfir dinamika akademik di perguruan tinggi. Kemudian peran LPPM ke depan supaya tidak bersifat kolosal, maka LPPM diharapkan dapat mengembangkan kolaborasi dan sinergi antar perguruan tinggi," kata Harun.


Selain itu, Ketua LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H., menegaskan tentang pentingnya kekayaan intelektual dalam riset dan luarannya bagi perguruan tinggi.

"UMS berani menargetkan riset dan luaran, ini sangat menginspirasi kita semua, kontribusi LLDIKTI pada penelitian. Dirjen Dikti masih membuka keran penelitian di tingkat nasional, perguruan tinggi masih bersaing secara terbuka, memang harus ada pelatihan harus kita tarik naik agar bisa bersaing dengan yg lain," kata Bimo.


Usai sambutan, acara tersebut disambung dengan pemaparan materi. Pada materi pertama bertema pemahanan tentang kekayaan intelektual secara umum disampaikan oleh Sofyan Arief, S.H., M.Kn., setelah itu disusul materi selanjutnya tentang "Manajemen dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual melalui Sentra Kekayaan Intelektual", yang disampaikan oleh Prof. Kun Harismah, Ph.D

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.