News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

UMS Terima Kunjungan Tim Clarivate Analytics dan iGroup (Asia Pasific), Bahas Strategi Perangkingan Kampus

UMS Terima Kunjungan Tim Clarivate Analytics dan iGroup (Asia Pasific), Bahas Strategi Perangkingan Kampus

 UMS Terima Kunjungan Tim Clarivate Analytics dan iGroup (Asia Pasific), Bahas Strategi Perangkingan Kampus


ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (Alexainfoterkini.com) foto : Istimewa

PABELAN - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan dari Clarivate Analytics dan iGroup (Asia Pasific) untuk berdiskusi mengenai perangkingan universitas, terkait World Class University, pada Jumat, (4/8) yang dilaksanakan di Ruang Sidang BPH, Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Kunjungan dihadiri Mr. Inn Beng Lee ;  Mr Din Seng , ke duanya dari Singapura, dan Tomohisa Shimmachi dari Jepang.


Publisher Clarivet Alaytics, Mr Inn Beng Lee, menyampaikan faktor pendorong perangkat universitas, strategi UMS saat ini dan dampaknya pada pemeringkatan. 

“Kami melihat UMS memiliki potensi riset yang tingi, dan komitmen kampus menuju World Class University, maka kami berharap kedepan dapat berkolaborasi bersama,” ungkapnya

Kemudian disampaikan pula terkait strategi dari universitas terkemuka di dunia, dan bagaimana Clarivate membantu kampus UMS untuk meningkatkan reputasi Global.

Dalam kesempatan itu, Sales Manager iGroup (Asia Pasific), Efa Silvia yang mendampingi Tim Clarivate, mengungkapkan Tim Clarivate Analytics bertamu ke UMS ingin membicarakan kolaborasi untuk menaikan rangking universitas yang ada di Indonesia.


“Kami ingin menginformasikan terkait Scopus, Web of Science (WoS) dengan universitas rangking yang ada di Indonesia. Sebenarnya, Indoensia memiliki banyak sekali potensi terutama dalam publikasi jurnal,” paparnya.

Sayangnya, di Indonesia masih berpacu pada peraturan pemerintah, bahwa universitas rangking berdasarkan QS yang terindeks Scopus dan lainnya. Padahal, saat ini terdapat 32 kriteria, dan scopus hanya salah satu dari kriteria tersebut.

“Salah satu kriteria perangkingan selain Scopus, yaitu  WoS. Jangan sampai universitas hanya banyak dalam kuantitasnya, tetapi lemah pada kualitas jurnalnya. Harusnya dapat berimbang, publikasi memiliki kualitas tinggi, kuantitas yang tinggi dan dampak yang tinggi,” tegasnya.

Semoga, antara Clarivate dan UMS dapat berkolaborasi untuk memberikan keuntungan terkait data-data yang diperlukan untuk menaikkan rangking universitas.


Kepala Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) Andy Dwi Bayu Bawono, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa tujuan Tim Clarivet Analytic karena ingin menjalin kerjasama dengan UMS yang menjadi World Class University.

“WoS ini merupakan sebuah database yang mengindeks jurnal ilmiah Internasional dengan kualitas yang baik, dan kredibel. Diharapkan riset kita dapat menembus World of Science ini,” papar Kepala BKUI itu.

Sebagaimana kondisi UMS, menurutnya masih butuh peningkatan terkait publikasi riset yang akan kita kembangkan bersama World of Science dibawah Clarivate Analytic.

“Pada kesempatan ini, kami mendapatkan banyak sekali insight baru dan masukan terkait kondisi UMS. Selain itu kami juga dapat mencermati bagaimana posisi UMS dalam publikasi jurnal dengan kampus-kampus lain,” ujarnya.

Kemudian pada akhir pertemuan tersebut, muncul beberapa strategi hasil dari diskusi bersama untuk meraih perangkingan.


“Harapannya, UMS dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) nanti akan ada satu konsorsium, yang kemudian mendapatkan beberapa pencapaian khususnya dalam rangking, baik di Indonesia maupun juga di Internasional,” pungkasnya. 

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.