Gagas Orchidpreneur Sidomulyo, Mahasiswa S3 Ilmu Manajemen UNS Raih Juara 3 KRENOVA Kabupaten Magelang 2025
Gagas Orchidpreneur Sidomulyo, Mahasiswa S3 Ilmu Manajemen UNS Raih Juara 3 KRENOVA Kabupaten Magelang 2025
— Inovasi Orchidpreneur Sidomulyo merupakan sebuah inisiatif kewirausahaan berbasis potensi lokal yang digagas oleh Wahyu Hidayat, S.Pd., M.M., mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sekaligus penerima Beasiswa LPDP, yang dilaksanakan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang. Inovasi ini dikembangkan secara kolaboratif bersama Prof. Dr. Budhi Haryanto, S.E., M.M. (Guru Besar UNS), Ir. Joga Susilo (Camat Candimulyo), Devika Wahyu Ningtyas (Universitas Tidar), serta Febri Pamungkas (Universitas STEKOM Semarang).
Inovasi daerah bertajuk Orchidpreneur Sidomulyo: Inovasi Edukasi dan Ekonomi Kreatif Berbasis Budidaya Anggrek berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) Kabupaten Magelang Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Magelang dalam kegiatan Jagad Semar yang digelar di Kampung Seni Borobudur, Sabtu malam (13/12/2025).
Orchidpreneur Sidomulyo berhasil menjadi juara melalui rangkaian seleksi KRENOVA Kabupaten Magelang selama kurang lebih empat bulan. Yaitu dengan diawali dari seleksi administrasi hingga masuk 10 besar melalui tahap presentasi di Bappeda Litbangda Kabupaten Magelang. Inovasi ini kemudian menembus 6 besar setelah dilakukan penilaian lapangan oleh tim juri untuk melihat dampak, keberlanjutan, serta tingkat keterlibatan masyarakat.
Inovasi ini dikembangkan berbasis 4 pilar utama, yakni budidaya anggrek, pariwisata, edukasi melalui program Orchid Journey, serta penguatan ekonomi kreatif desa. Pengembangan ekonomi kreatif melibatkan UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih Mejing, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, yang berperan dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Wahyu menjelaskan bahwa Orchidpreneur Sidomulyo dirancang untuk memberikan nilai tambah dari komoditas anggrek yang selama ini lebih dikenal dari sisi estetika.
“Melalui integrasi budidaya, edukasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif, inovasi ini dikembangkan secara kolaboratif agar mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa,” ujarnya.
Dalam mendukung keberlanjutan program, Orchidpreneur Sidomulyo menggandeng Orchid Sidomulyo dan PT Teroka Dhia Djiwa sebagai mitra strategis di bidang budidaya, edukasi, serta penguatan ekosistem inovasi desa. Selain itu, mereka juga menetapkan Koperasi Desa Merah Putih Mejing sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis UMKM.
Atas capaian tersebut, Orchidpreneur Sidomulyo direncanakan akan mewakili Kabupaten Magelang dalam ajang inovasi tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan desa berbasis kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong edukasi serta ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Kemenangan ini menegaskan posisi UNS dan sivitas akademika di dalamnya untuk meraih tujuan pembangunan berkelanjutan keempat Pendidikan yang Berkualitas dan kelimabelas Ekosistem Daratan.