News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Rektor UNS Berkunjung ke PT LBM Energi Baru Indonesia, Bahas Peluang Kerja Sama Strategis

Rektor UNS Berkunjung ke PT LBM Energi Baru Indonesia, Bahas Peluang Kerja Sama Strategis

 

Rektor UNS Berkunjung ke PT LBM Energi Baru Indonesia, Bahas Peluang Kerja Sama Strategis



ditulis kembali oleh Eko Prasetyo (www.Alexainfoterkini.com)

BATANG— Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. bersama tim, melakukan kunjungan kerja ke PT LBM Energi Baru Indonesia Rabu, (10/12/2025), sebagai tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya ke kantor pusat LBM di Tiongkok. Kunjungan ini bertujuan memperkuat peluang kolaborasi di bidang akademik, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Prof. Hartono menyampaikan bahwa UNS siap menjadi mitra strategis bagi industri energi baru yang berkembang pesat di Indonesia, khususnya di bidang penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM), penelitian, dan dukungan penguatan kapasitas bahasa.

Sementara itu, CEO LBM Energi Baru, Washington Feng, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Rektor UNS bersama tim. Washington Feng menjelaskan profil perusahaan, kebutuhan SDM ke depan, hingga meningkatnya permintaan produk Lithium Iron Phosphate (LIP) terutama di pasar Amerika Serikat, Eropa, dan Asia. “Saat ini LBM sedang membangun pabrik baru untuk Phase 2 dan Phase 3 di Kawasan Industri Batang. Kebutuhan SDM kompeten sangat tinggi seiring perkembangan industri baterai global,” ujar Washington Feng.

LBM membuka peluang magang luas bagi mahasiswa UNS. Namun, kemampuan Bahasa Mandarin menjadi persyaratan penting, mengingat komunikasi teknis dan operasional banyak menggunakan bahasa tersebut. Hal ini ditegaskan oleh Manager Human Resources LBM, Li Wenbin, yang menyebutkan bahwa penguasaan Bahasa Mandarin sangat dibutuhkan dalam lingkungan kerja perusahaan.

“LBM mengutamakan lulusan dari Teknik Kimia, Teknik Mesin, dan Bahasa Mandarin untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri baterai yang terus berkembang,” ujar Li Wenbin.

Alumni Program Studi (Prodi) Bahasa Mandarin UNS yang berkarier di LBM, Markus, menambahkan bahwa penguasaan percakapan sehari-hari dalam Bahasa Mandarin sangat membantu proses adaptasi di tempat kerja.


Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNS juga menawarkan kerja sama berupa Pelatihan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk para pegawai LBM Energi Baru Indonesia, sekaligus menyediakan layanan uji kemahiran Bahasa Indonesia bagi pegawai asing perusahaan tersebut. Inisiatif ini berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDG) ke- 4, Pendidikan Berkualitas, karena mendorong akses pendidikan bahasa yang inklusif dan peningkatan kapasitas SDM lintas negara.

Selain itu, UNS siap memfasilitasi perekrutan tenaga kerja untuk mendukung pemenuhan SDM profesional LBM Energi Baru Indonesia. Dukungan ini selaras dengan SDG 8, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, karena mendorong peluang kerja baru, pertumbuhan industri, dan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.

Dalam pengembangan Phase 3, LBM akan membangun Pusat Riset dan Pengembangan (R&D Center) di Batang. Pada kesempatan ini, LBM membuka peluang bagi dosen UNS untuk melakukan riset bersama di pusat tersebut, yang relevan dengan SDG 9, infrastruktur, Industri, Inovasi, khususnya dalam mendorong inovasi teknologi pada sektor energi baru.

Lebih lanjut, pihak LBM juga menyampaikan kesiapan menghadirkan praktisi mengajar di UNS, khususnya untuk mendukung pembelajaran mahasiswa Teknik Kimia dan Teknik Mesin. LBM juga memberikan dukungan penuh terhadap rencana pelatihan Bahasa Mandarin bagi mahasiswa UNS yang akan diproyeksikan terlibat dalam sektor industri energi baru tersebut.

Tags

Masukan Pesan

Silahkan masukan pesan melalui email kami.